Pembatik yang satu ini jarang terdengar dan lebih banyak giat di Pekalongan. Dikenal sebagai Dosen di UNIKAL (Universitas Pekalongan). Menjadi juri kegiatan yang diadakan oleh Museum Batik Pekalongan. Kehususannya adalah bidang Nglowongi, Teknik dan efektifitas serta kualitas hasilnya.
Zaenuddin termasuk pelestari motif batik Kedungwuni. Mendirikan sebuah workshop dikampungnya dengan mempekerjakan para pembatik warisan dari pengusaha Kedungwuni yang lama, untuk menjaga ketrampilan mereka yang diwariskan secara turun temurun.
Batik Kedungwuni dikenal karena detail dan halus dan estetika yang tinggi. Warisan dari Batik Oey Soe Tjoensejak tahun 1925. Selain mempertahankan desain dan motif lama, juga mengembangkan desain baru khas Kedungwuni agar lebih relevan dan dikenal oleh para pencinta batik modern.