Gaya pembatikan daerah Indramayu yang umumnya dipenuhi dengan isen-isen berupa sawut dan juga titik- titik berwarna karena diperoleh dengan teknik cocohan, hiasannya kental bermotif objek-objek kebaharian setempat yang sering bersifat naturalis disajikan secara non- geometris untuk menghasilkan pola seperti ganggengan, urang-ayu, iwak etong dan kapal kandas.
Kamus Batik
Batik Indramayu
Papan
Sepasang bidang persegiempat yang ditempatkan sejajar di kanan kiri kepala kain atau sarung batik
Tetes(molases)
Cairan kental sisa penghabluran gula tebu, berwarna kehitaman, dalam pembaktikan sering dipakai sebagai bahan pencampur pewarna alami; disebut juga melase
Kawung Geger
Motif kawung menampilkan picisannya kecil-kecil
Babaran Emas
Sebutan untuk hasil pengerjaan akhir yang menghadirkan batiknya dalam tata warna yang betul-betul dapat menimbulkan kesan kemilau keemasan sangat kuatnya, terutama karena digunakannya berbagai corak kuning yang berbeda-beda di atas latar warna cokelat tua, seperti diperlihatkan oleh beberapa kain batik yang tempo doeloe dihasilkan oleh perusahaan pembatik Belanda Nyonya Lies van Zuylen